Pengaruh Waktu Fermentasi terhadap Pupuk AB Mix Organik Hidroponik
Main Article Content
Abstract
Praktikum ini bertujuan untuk memformulasikan dan menguji efektivitas pupuk AB Mix hidroponik berbasis organik dengan memanfaatkan bahan lokal sebagai alternatif nutrisi sintetis yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Metode penelitian dilakukan melalui proses fermentasi selama 7–10 hari menggunakan bioaktivator EM4 dan molase pada dua larutan terpisah: Larutan A yang mengandung tepung tulang dan ampas tahu sebagai sumber hara makro (N, P, Ca), serta Larutan B yang terdiri dari abu sekam, daun kering, dan kulit pisang untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro dan kalium. Hasil pengamatan menunjukkan terjadinya perubahan aroma menjadi asam segar dan perubahan warna cairan secara signifikan selama masa fermentasi, yang mengindikasikan aktivitas mikroba pengurai telah bekerja secara optimal. Kesimpulannya, pupuk AB Mix organik ini mampu menyediakan nutrisi lengkap (N, P, K, Ca, Mg, dan unsur mikro) yang dibutuhkan tanaman hidroponik, sehingga layak digunakan sebagai solusi praktis bagi budidaya skala kecil di lingkungan dengan keterbatasan lahan.