Profil Konsumen Jamu Tradisional di Kota Bengkulu
Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik konsumen jamu tradisional di Kota Bengkulu. Lokasi penelitian dipilih secara purposive, yaitu di Kota Bengkulu. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2022 dengan melibatkan 96 konsumen jamu yang dipilih secara accidental sampling. Analisis yang digunakan adalah deskripstif kuantitatif dengan pendekatan data demografi konsumen. Dari hasil analisis diketahui bahwa mayoritas konsumen jamu tradisional di Kota Bengkulu merupakan perempuan dengan rata-rata umur 38,08 tahun. Memiliki latar belakang etnis yang beragam namun tetap didominasi oleh etnis jawa. Mayoritas dari mereka berpendidikan SMA hingga diploma/Sarjana dengan penghasilan antara Rp 300.000 – Rp 2.500.000/ bulan. Terdapat empat pola konsumsi yang dilakukan oleh mereka yaitu konsumen yang rutin mengkonsumsi, mengkonsumsi jika bertemu pedagang jamu, menyesuaikan kebutuhan, dan jika merasa tidak enak badan.